Lebak, – Akses Jalan Utama kampung Cihaur Desa Leuwidamar yang menghubungkan ke Desa Leuwidamar kecamatan Leuwidamar Rusak Berat, hal ini membuat banyak warga banyak yang mengeluh akibat perputaran ekonomi mereka nyaris tak berjalan. 12/26/2024
Masyarakat kampung Cihaur dan kampung Margaluyu, kecamatan Leuwidamar kabupaten kabupaten Lebak-Banten, mengeluh hancurnya ruas jalan Cihaur menuju kampung Margaluyu desa Leuwidamar kecamatan Leuwidamar sepanjang 1 km yang sulit dilalui pengendara, baik pengguna roda Dua maupun pengguna roda empat.
Warga pun meminta pemerintah agar turun langsung untuk melihat dan memperbaiki jalan tersebut, agar masyarakat bisa berlalulintas.
Mengenai dampak jalan tersebut, masyarakat kampung Cihaur dan masyarakat Margaluyu yang mayoritas petani, pedagang, juga para pengusaha kecil, akibat jalan rusak perekonomian mereka merasa terkendala. Selain bertani sebagian besar perekonomian mereka melalui berdagang dengan melalui ruas jalan tersebut, terkadang mereka sulit untuk memulihkan perekonomian disebab kan ruas jalan yang biasa dilalui lumpuh dan sulit dilalui, karna jalan terlalu terjal dan rusak parah, sehingga masyarakat sulit untuk melewati jalan kampung Cihaur desa Lewidamar.
Saat wartawan mewawancarai salahsatu warga yang tinggal di kampung Cihaur, mereka membenarkan, “Bahwa jalan tersebut memang sudah lama rusak, dan banyak yang terjatuh apalagi disaat hujan turun, karena jalan licin dan tanah merah jadi pelengkap kehancuranhan jalan ini dan sangat sulit dilalui, “ucapnya.
AM, warga kampung Cihaur Desa Lewidamar membenarkan, “Jalan tersebut memang rusak berat dan harus di perbaiki secepatnya, sebab selain untuk kebutuhan masyarakat banyak jalan ini juga sebagai jalan untuk berjalannya roda perekonomian warga, ini juga sudah lama dari dulu sampai sekarang belum di perbaiki juga, ungkapnya.
Ibu Siti, warga kampung Margaluyu meminta agar Pemerintah Pusat, dan Pemkab Lebak agar respon cepat dan siap tanggap terkait permohonan masyarakat adat kasepuhan Margaluyu, supaya mengurangi terjadinya kecelakaan, dan memberikan rasa aman dan nyaman saat berkendara.” (Red-Bsn)













