Pengajian SAPECI Cijaku Jadi Ajang Persatuan dan Kreativitas Anak Muda

Cijaku,- Semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan kembali digaungkan dalam Pengajian dan Silaturahmi Ulama-Umaro Kecamatan Cijaku (SAPECI) yang digelar di GOR Desa Cijaku, Rabu (28/5/2025). Acara ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antara tokoh agama (ulama), pemerintah (umaro), serta generasi muda.

Camat Cijaku, Cece Saputra, menyampaikan bahwa pengajian SAPECI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wadah strategis untuk membangun harmoni dan kolaborasi di masyarakat.

“SAPECI ini menjadi ruang sinergi. Ulama dan umaro berjalan beriringan, dan yang paling penting, kita libatkan generasi muda agar mereka tumbuh dengan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang kuat,” ujar Camat Cece.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, dan remaja masjid turut hadir. Berbagai kegiatan keagamaan dikemas secara inspiratif, termasuk tausiyah, doa bersama, dan dialog kebangsaan.

Sekretaris Jenderal SAPECI, Muhamad Jajuli, juga menegaskan pentingnya peran pemuda dalam kegiatan keagamaan seperti ini.

“Saya sebagai Sekjen SAPECI berharap pengajian ini bisa menjadi ruang kreatif anak-anak muda. Hakikatnya, pengajian SAPECI adalah pemersatu antara ulama dan umaro. Kami libatkan remaja dan pemuda agar mereka merasa menjadi bagian dari perjuangan moral dan sosial di lingkungan kita,” jelas Jajuli.

Ia juga mengungkapkan bahwa SAPECI rutin digelar setiap Rabu terakhir di setiap bulan sebagai bentuk kesinambungan nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat Cijaku.

Antusiasme peserta pengajian menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih tumbuh subur. Kegiatan seperti SAPECI dinilai mampu menjaga keharmonisan antara pemimpin masyarakat dan warganya.

Sementara,ketua karang taruna Kecamatan Cijaku,Dede Nurjaman,menilai pengajian ini sangat bermanfaat untuk memperkuat iman dan pengetahuan ke agamaan pemuda.

“Karang Taruna mendukung penuh SAPECI karna ini bukan hanya pengajian biasa,tapi juga media untuk memperkuat nilai kebersamaan dan keimanan di kalangan anak muda,”tutur Dede. (Subandi)