Buanasenanews.com, Bogor — Keluarga Besar Badan Pembinaan Potensi Keluarga Banten (BPPKB) 98 Banten merayakan Milad ke-28 tahun dengan menggelar Silaturahmi Akbar yang berlangsung di Lapangan Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (9/8/2026). Kegiatan akbar ini dipadati sekitar 30.000 anggota dari berbagai wilayah se-Provinsi Banten, dalam suasana penuh semangat persaudaraan dan kebersamaan.
BPPKB 98 DPAC Wanasalam turut hadir mempererat kebersamaan dalam momentum bersejarah ini, sekaligus menegaskan dukungan dan kesetiaan terhadap persatuan keluarga besar organisasi. Kehadiran puluhan ribu anggota dalam satu lokasi menjadi bukti nyata kuatnya solidaritas yang terjalin di usia perjalanan organisasi yang ke-28 tahun.
Ketua BPPKB 98 DPAC Wanasalam, Aldi Renaldi, menyampaikan kebanggaan pihaknya dapat menjadi bagian dari kegiatan akbar tersebut. Menurutnya, momentum ini bukan sekadar perayaan hari jadi, melainkan sarana memperkuat komunikasi dan keharmonisan antarstruktur organisasi dari pusat hingga daerah.
“Milad ke-28 ini menjadi momentum berharga bagi segenap keluarga besar BPPKB 98 Banten untuk terus menjaga persatuan, kekompakan, dan tali silaturahmi. Kami dari DPAC Wanasalam merasa bangga dapat hadir bersama puluhan ribu anggota lainnya di Lapangan Pakansari ini dalam suasana penuh kebersamaan,” ujar Aldi.
Ia juga berharap di usia yang ke-28 tahun, BPPKB 98 Banten semakin dewasa dalam berorganisasi, semakin kokoh persatuannya, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.
“Semoga organisasi semakin jaya, semakin kompak, dan senantiasa hadir membawa manfaat luas. Mari kita jaga nama baik organisasi dan junjung tinggi nilai persaudaraan di mana pun kita berada,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi organisasi guna memperkuat rasa persaudaraan antaranggota dari berbagai daerah. Momentum Milad ke-28 tahun ini diharapkan melahirkan energi baru bagi segenap jajaran untuk terus memperkuat solidaritas, menjaga persatuan, dan melanjutkan kiprah BPPKB 98 Banten yang semakin bermanfaat di tengah masyarakat. (K’San)













