Lebak, – Sekitar Dua ribu jamaah mengikuti acara Tablig Akbar yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1446 H / 2024 M.
Kegiatan yang bertema “Tidak ada agama kalau tidak ada Baginda Nabi Muhammad SAW, untuk Karakter Generasi Muda Islami” ini diselenggarakan oleh masyarakat Kampung Babakan Jaha, Desa Rahong, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten yang digelar di area mesjid Al Iztima. Selasa (17/09/2024).
Berdasarkan pantaun, sekitar Mesjid Al Iztima serta halaman parkir yang luas pun tidak mampu menampung masyarakat yang antusias menghadiri tabligh akbar.
Masyarakat datang dari berbagai penjuru untuk menghadiri siraman rohani dari penceramah, KH.Rukman Wiriadinata,Mag. Dari cianjur Jawa barat dan Qori nasional yakni Kyi Bongsang Asyari dari serang banten.
Hadir Angota DPRD kabupaten lebak Saleh,S.E. dari praksi partai Golkar, kepala desa rahong Ubed Jubaedi,Bragdir Epul Andriansyah Babinkamtibmas desa rahong,para santri dari berbagai wilayah, tokoh pemuda, tokoh ulama, forum komunikasi pimpinan (forkopimacam) yang berada di Kecamatan Malingping.
Panitia pelaksana Dase dalam sambutannya mengatakan suksesnya acara memperingati maulid nabi Muhammad SAW ini bentuk kalborasi pemuda bersama seluruh lapisan masyarakat.
“Kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan sukses berkat kerjasama antara pemuda dengan lapisan masyarakat. Atas nama panitia saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi membantu suksesnya acara ini,” katanya.
“Tak lupa juga kami memohon maaf atas segala kekurangan ataupun keterbatasan kami,” ucap Dase
“Saya terkesan dengan kondisi masyarakat Kampung Babakan Jaha yang telah menyelenggarakan Maulid Nabi dengan swadaya masyarakat. Ini sebagai bukti kesadaran kita mencintai Nabi Muhammad SAW,” pungkasnya.
Kiyai Asep juga mengapresiasi maulid Nabi Muhammad yang diprakarsai pemuda Kampung Babakan Jaha tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi para pemuda yang telah aktif melaksanakan kegiatan yang positif ini, semoga setiap Hari Besar Islam pemuda terpanggil untuk menjadi pelopor, mencontoh keteladanan akhlak baginda Nabi Besar Muhammad SAW,” ujarnya.(Rijal)












