Lebak – Ketua Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) tanggapi terkait pemberitaan yang berjudul Petani Desa Rahong Pertanyakan Statemen Ahmad Hudori Soal “Petani Gagal Panen Gegara Adanya Proyek Irigasi”. di D.I Cibinuangeun, berita yang ditayangkan oleh media Buanasenanews dan beberapa Media online lainnya pada tanggal 24 Agustus 2024 ini bahakan pihak GAMMA akan melakukan somasi terkait pemberitaan tersebut.
Pesan singkat yang di kirim kepada wartawan Buanasenanews.com dari ketua GAMMA ini berisi, “[24/8 19.40] Assalamualaikum bang
Izin punten Pisan ini saya ganggu waktu Abang, tanpa mengurangi takdzim saya, Saya izin koordinasi bang terkait pemberitaan yang berkembang yakni oleh buanasenanews yang menyebut, mengutip serta menyampaikan jika kami GAMMA menyampaikan gagal panen pada Gapoktan kecamatan Malingping. [24/8 19.40] Ini terlalu berlebih dan di pelintir bang, saya atas nama ketua GAMMA hapunten pisan akan melakukan somasi karena demikian cukup berlebihan”, tulisnya yang di terima oleh wartawan Buanasenanews.com.
Diketahui sebelumnya, pihak Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) telah melakukan aksi unjuk rasa, dalam kegiatan aksi unjuk rasa di Gedung PUPR Provinsi Banten pada Senin 21 Agustus 2024 lalu, dan dalam video yang berdurasi 4 menit 16 detik tersebut saat melakukan perdebatan menyebutkan bahwa “itu terlihat jelas, itu salah, D.I Cibinuangeun, D.I Cilangkahan sekarang Wanasalam petani menjadi korban karena gagal panen”, ucapnya dalam video yang sudah beredar tersebut, hingga mendapatkan respon dan tanggapan dari pihak Gapoktan Desa Rahong dan para petani di Malingping khususnya para pengurus kelompok Desa Rahong, bahkan menurut informasi yang didapatkan bahwa para pengurus kelompok dan Gapoktan akan melayangkan surat audiensi kepada dinas PUPR dalam waktu dekat ini. (***)












