Lebak – Program GENBIT (Gerakan Menanam Bibit) telah dilaksanakan di Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak sebagai salah satu program untuk melestarikan ekosistem pesisir dengan jumlah bibit 1250, yang terdiri dari bibit tanaman Cemara Laut, Ketapang, dan Mangrove. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKNT-I IPB University dan DESTANA (Desa Tangguh Bencana) wilayah Muara. Mahasiswa IPB University tidak hanya menjalankan tugasnya sebagai agen perubahan, tetapi juga sebagai pembelajar aktif tentang ekologi pesisir dan tanggung jawab sosial mereka terhadap lingkungan serta bekerja sama dengan masyarakat setempat yang tergabung dalam DESTANA.
Penanaman bibit dilakukan dua hari berturut-turut yaitu pada hari Jumat dan Sabtu, 27-28 Juli 2024.
Kegiatan ini diharapkan dapat berlangsung sepanjang hari, dengan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat. Para mahasiswa KKNT-Inovasi IPB Univesity bekerja sama dengan Destana dalam menentukan lokasi yang strategis untuk penanaman bibit, serta melibatkan warga dalam setiap tahap kegiatan. Kegiatan penanaman bibit dilakukan di Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak terkhusus di Pesisir Pantai Karangseke, Tanjung Panto, Sawah Kabayan, Kembangranjang, dan Karangmalang. Lokasi ini dipilih karena potensi lingkungannya yang mendukung serta kebutuhan untuk menjaga dan memperbaiki ekosistem pantai.
Program GENBIT bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya di daerah pesisir. Penanaman bibit Cemara Laut, Ketapang, dan Mangrove diharapkan dapat memperbaiki kondisi ekosistem pantai, mencegah abrasi, dan meningkatkan kualitas udara serta keanekaragaman hayati di wilayah tersebut. Menurut pendapat salah satu anggota Destana bahwa “Program GENBIT merupakan program sangat cocok dilaksanakan karena memberikan pemahaman terhadap kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam”.
Kegiatan dimulai pada hari Jumat, pukul 13.00 WIB dengan sesi pembukaan yang dihadiri oleh mahasiswa KKNT-I IPB University, anggota Destana, serta perangkat desa dan masyarakat setempat. Setelah itu, para peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menanam bibit Ketapang dan Cemara Laut terlebih dahulu di area yang bermula dari Pantai Karangmalang, kemudian beralih ke pesisir lain seperti Sawah Kabayan, Tanjung Panto, Karangseke, dan titik terakhir di Pantai Kembangranjang. Setiap bibit ditanam dengan cermat sesuai dengan jenis dan kebutuhan ekologisnya.

Kegiatan di hari Sabtu dimulai pada pukul 10.00 WIB yang langsung berkumpul di titik pertama yaitu Pantai Tanjung Panto. Hari kedua dilakukan penanaman bibit Ketapang, Cemara Laut, dan Mangrove. Penanaman Ketapang dan Cemara Laut kembali dilaksanakan untuk melanjutkan dari kegiatan penanaman pertama. Bibit Mangrove jenis Bruguiera gymnorhiza yang berasal dari KCD Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten Wilayah Selatan ditanam di pesisir pantai Karang Anyar. Setelah penanaman, dilakukan pemantauan dan perawatan berkala untuk memastikan pertumbuhan bibit yang optimal.
Program GENBIT di Desa Muara ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pelestarian lingkungan dan penguatan desa tangguh bencana. Kerjasama antara mahasiswa, masyarakat, dan berbagai pihak terkait menjadi kunci sukses dari kegiatan ini. (K’San)













