Lebak, – Gerakan Kampung Al-Qur’an melakukan audiensi untuk membahas program syiar Al-Qur’an dengan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah. Pertemuan yang berlangsung Jumat (5/12) di Ruang Kerja Wabup juga dihadiri Plt Asisten Administrasi Umum Setda Lebak, Sekretaris Dinas Pendidikan, dan Sekretaris Dispora Lebak.
Audiensi tersebut dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi dan penyampaian perkembangan program pendampingan masyarakat pelosok dalam pembelajaran Al-Qur’an. Program ini merupakan gerakan kolektif agar warga perkampungan dapat membaca dan memahami Al-Qur’an.
Perwakilan gerakan Muzaki Rusli menyampaikan bahwa tujuan utama silaturahmi adalah memperkuat ikhtiar menyebarkan syiar Al-Qur’an di Kabupaten Lebak. Selain itu, dia juga mengajukan permohonan izin untuk kegiatan rutin pada 2 – 13 Januari 2026 sebagai bagian dari Gerakan Senyum Lebak yang diinisiasi kampus LPTQ. Kegiatan akan dilaksanakan di 9 desa Kecamatan Sajira dengan melibatkan sekitar 150 relawan mahasiswa dari 13 kampus LPTQ.
Wakil Bupati Amir Hamzah menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program Gerakan Kampung Al-Qur’an. Dia mengungkapkan pentingnya pemberantasan buta huruf Al-Qur’an dan peningkatan kemampuan baca masyarakat.
“Kita dukung penuh. Saya ingin hadir generasi muda yang menjadi kader. Mereka yang sudah mampu membaca Al-Qur’an kita latih kembali dan dikolaborasikan dengan guru-guru Magrib Mengaji, sehingga pembinaan dapat berkelanjutan,” ujar Wabup Amir.
Selanjutnya, Wabup Amir menegaskan perlunya pola pembinaan efektif, salah satunya dengan komposisi 1 pengajar untuk 5 murid agar pendampingan lebih intensif. Dia juga mendorong kolaborasi dengan Dinas Pendidikan agar guru yang mampu membaca Al-Qur’an dapat membimbing siswa sebelum pelajaran dimulai. (Hn/Red)












