Dipelopori oleh Komisariat IMC Universitas Terbuka Grand Opening Brand Hans Apparel, di Buka Langsung Oleh Camat Malingping

Lebak,- Di pelopori oleh Komisariat IMC Universitas Terbuka, Grand Opening (GO) Hans Apparel yang juga di gelar bersamaan dengan penyelenggaraan Puncak Milad 17th Ikatan Mahasiswa Cilangkahan pada 27 April 2025 di Aula D’Batete Resto, berlangsung apik dan terencana.

Ketua Komisariat, Amel Adista, mengungkapkan setelah peluncuran brand tersebut bahwa pihaknya akan turut mengupayakan penyebarluasan promosi terhadap semua pihak. Serta menurutnya, hal itu merupakan orientasi bahwa mahasiswa harus mengambil peranan dalam mencoba bisnis diera digital.

Sementara itu, Founder Hans Apparel, Farhan Fahrezi, menjabarkan bahwa brand yang pihaknya kenalkan, merupakan sebuah terobosan baru guna mengenalkan seni enterpreneur di kalangan mahasiswa.

Farhan memaparkan bahwa Hans Apparel ialah brand yang ia dirikan pada 26 April 2025, di sebuah Kota kecil yakni Malingping, dengan prospek utamanya berfokus pada bidang fashion laki-laki sejenis T-shirt. Ia beralasan, di dirikannya brand tersebut, berawal dari banyaknya perbincangan mengenai kegiatan ekspor dan impor yang sedang marak. Hal itu kata dia, imbas pemasangan tarif-tarif harga negara luar relatif tinggi.

Lanjut Farhan, menyinggung dampak yang di hasilkan tersebut. Salah satu jalan yang dapat diambil ialah dengan mengembangkan konsep hilirisasi, guna mengolah Sumber Daya Alam dalam negeri serta memanfaatkannya menjadi produk jadi. Sehingga, memicu nilai penjualan yang efisien dan ekonomis.

Memasuki sesi pemaparan, Farhan mempernalkan sejumlah produk beserta keunggulannya, diantaranya: Kaos, Pakaian Dinas Harian (PDH), dan Polo Shirt.

Jelas Farhan, pada merek Kaos, memiliki keunggulan dengan tipe berbahan dasar cotton combat biowash. Ia menyebut, produk ini terbuat dari katun dan serat kapas. Bahan ini termasuk dalam rating tinggi pada cotton combat. Sehingga dapat menciptakan rasa nyaman, adem, dan cepat menyerap keringat serta tidak mudah menimbulkan bau keringat merupakan keunggulan produk berbahan cotton combat biowash ini.

Selanjutnya, Farhan menjelaskan kelebihan pada produk Pakaian Dinas Harian (PDH), dengan berbahan dasar japan drill, memiliki karakteristik permukaan kainnya yang lembut, halus, serta berserat diagonal atau memiliki garis miring yang lebar dan/atau besar.

Imbuh Farhan, bahan dasar kain nagata drill terbuat dari campuran antara 80% katun dan 20% polyester.

Selanjutnya, pada style Polo Shirt, ungkap Farhan, memiliki cotton pique cvc dengan pola kain katun rajut bertekstur kecil. Tipe kain ini memiliki tipe lembut, mudah menyerap keringat, dan cocok untuk iklim hangat dengan kandungan bahan 100% katun.

Dirinya menyebut, better cotton merupakan kelompok tata kelola multipihak nirlaba, yang mempromosikan standar lebih baik dalam pertanian kapas dan telah di praktikan di 22 negara. Di tahun 2023, better cotton menyumbang 22% produksi kapas global.

Terakhir, sesi di lanjutkan dengan gunting pita sebagai simbolis pembukaan, yang di langsungkan oleh Camat Malingping, Dadan Rusman Wardana, S.Pd.

Dadan berpesan, agar Hans Apparel dapat mengembangkan brandnya terkhusus di Kecamatan Malingping dan sekitarnya. (Hn)