Akibat Hujan, Pemdes Tamansari Belum Melaksanakan Pembangunan Infrastruktur

Lebak,- Pembangunan infrastruktur maupun kegiatan lainnya di setiap desa di kabupaten Lebak untuk tahap satu umumnya sudah bisa dilaksanakan oleh setiap desa, bahkan sebagian besar pembangunan infrastruktur di desa sudah hampir selesai bahkan beberapa desa sudah beres dan melakukan MDST.

Berbeda dengan desa Tamansari kecamatan Banjarsari kabupaten Lebak-Banten, sampai hari ini belum melakukan pengerjaan, meskipun sebagian material sudah berada di lokasi titik pembangunan yakni di Kampung Karangpawitan. Bangunan sarana dan prasarana fisik desa dengan jumlah anggaran Rp 248,425,000 yang bersumber dari APBDes tahun anggaran 2025 dengan waktu pelaksanaan 90 hari kerja, kegiatan dilaksanakan oleh tim pelaksana kegiatan (TPK) desa Tamansari.

Hal ini mendapatkan keluhan dari salah satu warga, “matrial itu sudah lama ada dan menghalangi kendaraan, ini sudah ada kurang lebih Dua bulanan perkiraan. Karena menutupi jalan hingga sulit dilalui oleh kendaraan, maka kami berinisiatif untuk merapihkan matrial tersebut. Kami berharap pihak pemerintah desa agar segera dilakukan pengerjaan, ungkapnya, 21/06/2025

Sementara itu, Jaelani, Kepala Desa Tamansari saat di hubungi oleh wartawan Via WhatsApp, “Pengennya segera di garap. Bantu do’a aja bang biar cuaca panas, ini mah masha Allah tiap hari hujan terus, Iya kalau di paksakan takut gak bagus hasilnya, soalnya namanya aspal ketemu air gak akan nempel, soalnya batunya basah”, balasnya. 25/06/2025

Disisi lain, ibu Lilis, Kasi Ekbang kecamatan Banjarsari saat di konfirmasi via WhatsApp terkait ada berapa desa yang sudah melaksanakan MDST, dan memberikan informasi terkait bahwa ada desa yang sampai saat ini belum melaksanakan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana fisik, namun sampai saat ini tidak memberikan jawaban apapun. 25/06/2025. (Hn)