Ketua Grib: Segera Adili Oknum Kepala Desa Yang Bertingkah Seperti Preman

Banjarsari,- Adanya penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu oknum kepala desa di kecamatan Banjarsari terhadap buruh tani yang mengakibatkan luka. Kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu tanggal 12 Maret 2025 sekitar jam 21:30 dan langsung mendapatkan kecaman dari berbagai pihak mulai dari Ketua umum ormas Badak Banten Perjuangan (BBP) yang mendampingi sekaligus mengawal kasus tersebut.

Kini kecaman dan reaksi juga di tunjukkan oleh ormas GRIB Banjarsari yang meminta pihak APH segera melakukan langkah tegas dengan memproses kasus tersebut.
Seperti dikatakan ketua PAC GRIB JAYA kecamatan Banjarsari Tanoe Wijaya, kami sangat mengecam dengan serius agar kasus tersebut segera di proses dan secepatnya memanggil oknum Kepala Desa Kertarahayu.

Foto Korban pemukulan oleh kades Kertarahayu

“Adanya dugaan penganiayaan oleh salah satu oknum kepala desa Kertarahayu yang tidak punya perikemanusiaan, meminta aparat penegak hukum agar di tindak tegas oknum kepala desa yang berperilaku seperti premanisme, bukannya memberikan contoh yang baik terhadap masyarakat malah sebaliknya menjadi provokasi, apalagi ada permintaan uang sebesar Rp, 5.000.000 (lima juta) menurut saya hal tersebut tidak mendasar, ini jelas memanfaatkan keadaan demi kepuasan dan keuntungan pribadi, apalagi para pemanen sudah mengakui bersalah dengan mendatangi dan meminta maaf karena sudah salah memanen kelapa sawit satu pohon sebanyak dua tandan buah sawit.
“Sekali lagi saya meminta APH dalam hal ini Polsek Banjarsari untuk secepatnya memproses dan memanggil Kepala Desa dan sodaranya selaku pengusaha sawit untuk dilakukan pemeriksaan dan pasal apa yang akan menjerat kedua terduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan orang terluka lebam di wajah,” ungkapnya. (Red-Bsn)