PT Cemindo Gemilang Siap Dukung Keberlanjutan Program Pemberdayaan Masyarakat Bioflok Lele Mina Rahayu

PT. Cemindo Gemilang Siap Suport Program Pemberdayaan Masyarakat Bioflok Lele Mina Rahayu, Pada Kamis (05/11/2026).
PT. Cemindo Gemilang Siap Suport Program Pemberdayaan Masyarakat Bioflok Lele Mina Rahayu, Pada Kamis (05/11/2026).

LEBAK, Pelitabanten.com – Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor perikanan terus diperkuat. Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi antara Anggota DPRD Kabupaten Lebak Fraksi NasDem, Ujang Giru, Anggota DPR RI Komisi IV Arif Rachman, PT Cemindo Gemilang, serta Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Bioflok Lele Mina Rahayu bersama masyarakat dalam kegiatan panen ikan lele dengan sistem budidaya bioflok di Kecamatan Bayah, Kamis (5/11/2025).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi ekonomi lokal melalui sektor perikanan yang produktif, berkelanjutan, dan memiliki nilai ekonomis. Program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan produk perikanan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ujang Giru, Anggota DPRD Kabupaten Lebak Fraksi NasDem, menyampaikan bahwa program budidaya ikan lele bioflok tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi dewan yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, budidaya ikan lele dengan sistem bioflok memiliki peluang besar untuk dikembangkan karena dapat memanfaatkan lahan relatif terbatas, sekaligus memungkinkan pengelolaan usaha perikanan secara lebih efektif dan efisien.

“Program ini harus menjadi kegiatan pemberdayaan yang berkelanjutan sehingga mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Kami berharap kelompok budidaya dapat terus berkembang dan menjadikan usaha ini sebagai sumber penghasilan yang produktif,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan PT Cemindo Gemilang dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat tersebut. Menurutnya, keberadaan PT Sigma sebagai vendor katering di lingkungan pabrik PT Cemindo Gemilang dapat menjadi peluang pasar potensial bagi hasil produksi ikan lele masyarakat.

“Alhamdulillah, dengan hadirnya PT Cemindo Gemilang, kami melihat ada peluang pasar yang cukup terbuka. PT Sigma sebagai vendor katering di Pabrik Cemindo Gemilang berpotensi menjadi mitra pemasaran hasil budidaya. Apalagi, kebutuhan dan usaha kuliner pecel lele juga cukup banyak di wilayah Kecamatan Bayah maupun Kabupaten Lebak,” ungkapnya.

Ujang berharap, sinergi tersebut dapat terus diperkuat melalui pola kerja sama yang berkesinambungan, termasuk membuka peluang dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Sementara itu, Lina Sagita, Sekretaris Desa Pamubulan, menyampaikan apresiasi atas terbangunnya kolaborasi antara unsur legislatif, pihak perusahaan, kelompok budidaya, dan masyarakat.

Ia berharap program Bioflok Lele Mina Rahayu dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Desa Pamubulan.

“Semoga kelompok Mina Rahayu dapat terus berkesinambungan, berkembang, dan menjalin kerja sama yang baik dengan berbagai pihak demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Algan, Pimpinan PT Cemindo Gemilang Bayah, menyambut positif kolaborasi pemberdayaan masyarakat melalui sektor perikanan tersebut. Menurutnya, pengembangan budidaya ikan lele dengan sistem bioflok memiliki potensi untuk menciptakan kegiatan ekonomi produktif yang berkelanjutan.

Pihaknya menyatakan kesiapan PT Cemindo Gemilang untuk mendukung berbagai upaya positif yang berorientasi pada kemajuan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“PT Cemindo Gemilang akan terus mendukung dan men-support upaya pemberdayaan masyarakat demi kemajuan bersama. Kami berharap program budidaya bioflok lele ini dapat berkembang, memberikan dampak ekonomi, serta menjadi salah satu kegiatan usaha produktif yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi tersebut, program Bioflok Lele Mina Rahayu diharapkan mampu berkembang menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, legislatif, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan kemandirian ekonomi di Kabupaten Lebak. (MIR)