Lebak – Masyarakat Palestina ingin merdeka dan terbebas dari zionis Israel, karena saat ini mengalami kezaliman, kata Ulama Palestina Syaikh Ahmad Bilal Hasheem Abu Zaed saat menyampaikan ceramah di Masjid Al Araf Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat.
Selama ini, masyarakat Palestina teraniaya yang dilakukan militer Israel hingga mengakibatkan puluhan ribu orang meninggal dunia.
Dari puluhan ribu orang itu di antaranya anak – anak, bayi dan perempuan dibantai dan dibunuh.
Bahkan,pada Ramadhan juga masih dilakukan pembunuhan di Gaza dan daerah lainnya.
Pembunuhan terakhir yang terjadi pagi hari ini sebanyak empat pemuda yang tengah sarapan meninggal setelah dibom dari udara.
“Kami berharap negara – negara di dunia terus mendukung kemerdekaan Palestina agar mendapatkan kehidupan yang layak dan diberikan kebebasan serta kesejahteraan,”katanya menjelaskan.
Menurut dia, masyarakat Palestina saat ini yang sangat dibutuhkan pertama adalah memanjatkan doa kepada Allah Swt.
Kedua penyatuan sikap bahwa di Palestina itu terjadi tragedi problem kemanusiaan dan kezaliman suatu bangsa maka meminta segera menghentikan peperangan ini, katanya.
Ia juga mengatakan bahwa negara Indonesia sangat baik dapat membantu masyarakat Palestina baik secara diplomatik maupun penggalangan dana bantuan kemanusiaan.
Saat ini, Palestina mengirimkan ulama atau Syaikh – Syaikh untuk penggalangan dana kemanusiaan di Indonesia.
“Kami mengapresiasi penghimpunan dana di Masjid Al Araf Rangkasbitung mencapai Rp40 juta lebih dari kaum muslimin di Lebak,”katanya menjelaskan.
Sementara itu,Ketua MUI Kabupaten Lebak KH Pupu mengatakan pihaknya tentu cukup prihatin dengan kebiadaban zionis Israel yang melakukan genosida sehingga setiap hari masyarakat Palestina dibunuh.
“Kami berharap penggalangan dana ini untuk meringankan beban masyarakat Palestina yang mengalami tragedi kemanusiaan,”katanya menjelaskan. (Hn)












