Lebak, – Lobang batubara yang berada di kawasan milik Perum Perhutani BKPH Bayah KPH Banten terus beroperasi meskipun dalam keadaan musim hujan dan banyak menimbulkan bencana longsor dan banjir.
Lokasi tersebut tepatnya di kampung Lamecopong desa Karangkamulyan kecamatan Cihara kabupaten Lebak-Banten. Para penambang tersebut jelas nampak berada di kawasan milik perum perhutani.
Saat tim Redaksi buanasenanews mendatangi langsung lokasi tersebut, terdapat beberapa lobang yang terus beroperasi meski dalam kondisi hujan yang beberapa pekan ini mengguyur kawasan kabupaten Lebak, dan seolah-olah dari perum perhutani tidak ada tindakan yang nyata untuk menyetop pertambangan ilegal tersebut.

Salah satu pekerja batu bara mengatakan, “Kegiatan ini sudah lama beroperasi pak, nanti dari sini di bawa ke bawah pake mobil,” ucapnya. 25/12/2024
Saat wartawan mempertanyakan terkait kepemilikan lobang batu bara tersebut, dan sopir mobil pun menjawab, “Lobang ini milik bapak Lome”, ucapnya singkat.
Diketahui, dari hasil informasi yang di dapatkan oleh wartawan bahwa lobang batu bara tersebut bukan hanya satu pemilik saja, melainkan ada beberapa milik atau kordinator batu bara seperti bapak Mista, Cecep, Entus. Namun untuk memastikan kebenaran kabar tersebut wartawan masih akan terus menggali informasi lebih lanjut.
Sementara itu, wartawan jug terus mencoba menghubungi Pihak BKPH Bayah untuk menggali informasi keberadaan tambang-tambang batubara ilegal. (Hn/Red)












