Lebak – Masyarakat Kampung Pamatang Salam desa Sukasenang Kecamatan Cijaku Kabupaten Lebak-Banten melakukan kegiatan penanggulan sungai untuk mengairi pesawahan di blok balengbeng seluas kurang lebih 30 hektar.
Di musim kemarau yang terjadi saat ini, air yang berasal dari aliran sungai Cilangkahan mulai mengering dan untuk sampai ke pesawahan sangat mengkhawatirkan. Akhirnya para petani terpaksa bergotong royong untuk membuat tanggul (bendungan) dan dialihkan ke saluran yang menuju pesawahan, sebab apabila tidak dilakukan penanggulan maka pesawahan Blok Balengbeng ini akan mengalami kekeringan dan mengakibatkan petani tidak bisa menanam padi di tahun ini. 19 Agustus 2024
“Kami terpaksa membuat bendungan dengan alat seadanya untuk dialihkan airnya ke saluran pesawahan, sebab kalau tidak ada bendungan maka sawah kami akan kekeringan, ujar Saridam Sambas.

Lebih lanjut, Saridam Sambas salah satu petani mengucapkan, “kami sangat mengharapkan adanya bantuan pembuatan bendungan dari pemerintah daerah/Kabupaten, Provinsi ataupun pusat sesuai dengan kewenangan D.I Cilangkahan ini kami tidak tahu, yang jelas kami minta bantuan nya kepada pemerintah agar di buatkan bendungan, supaya kalau tiba musim kemarau pesawahan kami tidak terancam kekeringan”.

Sementara itu Hasan, Gapoktan Desa Sukasenang juga meminta kepada pemerintah provinsi Banten agar membuatkan bendungan untuk mengairi pesawahan di blok Balengbeng, “kalau tidak salah Aliran Sungai D.I Cilangkahan ini masuk ke wilayah tanggung jawab Provinsi, saya selaku gabungan kelompok tani (Gapoktan ) Desa Sukasenang bersama para petani sawah di Blok Balengbeng berharap besar adanya bantuan pemerintah untuk membuatkan bendungan, sehingga masyarakat dapat dengan tenang bertani walaupun di musim kemarau, harapnya. (Jun)












