Lebak, – Sangat mengejutkan akhirnya mulai terungkap penyebab terbakarnya warung kopi (Warkop) yang bertempat di Kampung Karsek Kelurahan Muara Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak-Banten, yang terjadi pada tanggal (20/05/2024). Dugaan dari pengakuan seorang wanita bahwa yang membakar dengan sengaja warkop milik Reza (32) adalah suaminya.
Berawal dari seorang wanita bernama(Rti) datang ke dermaga mencari Reza (32), dengan mengatakan hal mengejutkan bahawa yang membakar warung kopi pada tanggal 20 Mei 2024 lalu adalah suaminya yang bernama (AS), pernah mengakui kepada istrinya, “Warung nageh di huru ku aing omongna (warungnya juga di bakar ku saya bilangnya-Red), ungkap wanita itu kepada saya pak”, jelas Reza pada Buanasenanews.com saat di temui di kontrakannya Sabtu (07/09/2024).
Lanjut Reza, terkait motip pelaku belum tau pasti, namun kasus ini sudah di serahkan kepada pihak kepolisian Wanasalam, “semoga APH segera mengusut tuntas dan secepatnya menemukan siapa yang membakar warung kopi tempat saya mencari nafkah untuk anak istri, ” harapnya dengan lesu.
Sebelumnya, saat sijago merah mengamuk, Reza tidak berada di warungnya, dia dan istri beserta kedua anaknya sedang beristirahat di kontrakan,” kurang lebih pukul 04.30 WIB, ada telpon dari warga bernama Robi (37) yang lewat melihat kejadian itu, sambil mengatakan bahwa warung kopi miliknya terjadi kebakaran dan saya langsung datang. Namun sesampainya di lokasi, api sudah mengecil dan bangunan warung kopi sudah ludes terbakar.
Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Wanasalam. Usai mendapatkan laporan dari pemilik warung, Kapolsek Wanasalam melalui Kanit Sabhara Bripka L.J Situmorang, dan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP di warung kopi tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan petugas di lokasi kejadian, didapati adanya bekas plastik wadah bahan bakar jenis (bensin) yang di temukan di belakang warung, diduga penyebab terjadinya kebakaran.”
Dari informasi yang di dapatkan bahwa sampai saat ini pelaku belum tertangkap dan masih berkeliaran.
Tidak ada korban jiwa pada kejadian kebakaran tersebut karena semua penghuni sedang tidak ada di warung, namun kerugian diperkirakan hingga puluhan juta rupiah. (K’San)












