Lebak – Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Cijaku, Lebak, Banten menggelar kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) sekaligus pelantikan pengurus OSIS dan Pradana untuk masa bakti 2024-2025 Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan para siswa yang akan memegang peran penting dalam kepemimpinan di lingkungan sekolah.
Acara berlangsung di sekitar Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar Kampung Sukamaju, Desa Cijaku, kabupaten Lebak-Banten pada Kamis 7/3/2024 yang diikuti oleh 56 murid.
Diketahui LDKS merupakan salah satu upaya untuk melatih dan mengembangkan potensi kepemimpinan siswa, sementara pelantikan pengurus OSIS dan Pradana menandai dimulainya masa bakti baru yang penuh tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi di madrasah tersebut.
Faisal Dudayef, selaku Narasumber pemateri mengatakan bahwa para peserta didik pengurus OSIS perlu memiliki ide-ide dan gagasan yang cemerlang. Untuk memperkuat gagasan tersebut, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, seperti:
1.Melakukan Observasi
Para pengurus OSIS perlu aktif dalam melakukan observasi terhadap lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Dengan observasi yang baik, mereka dapat mengetahui kebutuhan dan potensi yang ada untuk kemudian merumuskan gagasan dan program yang relevan.
2. Gemar Membaca Buku
Membaca adalah kegiatan yang penting untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman. Para pengurus OSIS perlu gemar membaca buku-buku yang relevan dengan bidangnya, baik itu tentang kepemimpinan, manajemen organisasi, maupun topik-topik lain yang dapat memberikan wawasan baru.
3. Banyak Bergaul
Interaksi sosial yang luas dapat membuka wawasan dan perspektif baru. Para pengurus OSIS perlu aktif dalam berinteraksi dengan berbagai kalangan, baik sesama siswa, guru, maupun tokoh masyarakat. Dengan begitu, mereka dapat memperoleh masukan dan ide-ide segar untuk pengembangan organisasi.
4. Mengikuti Perkembangan Tren dan Zaman
Dunia terus berubah dan berkembang. Para pengurus OSIS perlu selalu mengikuti perkembangan tren dan zaman, baik itu dalam bidang teknologi, budaya, maupun isu-isu sosial yang sedang aktual. Dengan demikian, mereka dapat merancang program-program yang relevan dan responsif terhadap perubahan yang terjadi.
“Dengan membiasakan diri melakukan kegiatan-kegiatan tersebut, para pengurus OSIS akan memiliki wawasan yang luas dan ide-ide yang segar untuk memajukan organisasi dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Kegiatan-kegiatan tersebut harus sering dibiasakan oleh para pengurus OSIS agar memiliki wawasan yang luas guna memajukan organisasi,” ucapnya.
Menurutnya, dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pengurus OSIS dan Pradana dapat memimpin dengan baik, bertanggung jawab, dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kehidupan sosial di Madrasah Aliyah Mathla’ul Anwar.
Sekadar informasi tambahan, latihan dasar kepemimpinan bagi siswa yang akan dilantik sebagai pengurus OSIS dan Pradana baru pada Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Cijaku Lebak merupakan langkah penting untuk mempersiapkan mereka dalam menjalankan tugas kepemimpinan dengan baik selama masa bakti 2024-2025.
Beberapa kegiatan latihan dasar kepemimpinan yang bisa dilakukan antara lain:
1. Pelatihan kepemimpinan: Memberikan pemahaman tentang konsep dasar kepemimpinan, etika kepemimpinan, komunikasi efektif, dan keterampilan manajemen waktu.
2. Simulasi kepemimpinan: Melakukan simulasi situasi dan peran-peran kepemimpinan untuk memberikan pengalaman langsung dalam menghadapi berbagai tantangan dan keputusan yang mungkin dihadapi selama masa bakti.
3. Pelatihan manajemen acara: Mempersiapkan siswa untuk mengatur dan mengelola berbagai acara dan kegiatan di sekolah dengan baik.
4. Pelatihan kerjasama tim: Mendorong siswa untuk bekerja sama dalam tim dan membangun hubungan yang baik dengan sesama pengurus OSIS dan Pradana serta dengan siswa lainnya.
5. Pelatihan resolusi konflik: Memberikan keterampilan dalam mengatasi konflik dan mencari solusi yang baik bagi seluruh anggota komunitas sekolah.
6. Pengembangan kepribadian: Mendorong siswa untuk mengembangkan karakter kepemimpinan yang inklusif, amanah, dan bertanggung jawab.
Dengan melakukan latihan dasar kepemimpinan ini, diharapkan para siswa yang akan dilantik sebagai pengurus OSIS dan Pradana dapat menjadi pemimpin yang efektif dan berpengaruh bagi kemajuan sekolah dan kesejahteraan seluruh siswa. (Subandi)












