Lebak, – Adanya pencemaran kali Ciliman yang berlokasi di desa Tamansari yang diduga berasal dari pembuangan limbah pasir ke sungai langsung, membuat geram masyarakar sekitar.
“Kemaren saya melihat langsung, di lokasi kali Ciliman yang biasa di gunakan sehari-hari untuk kebutuhan warga masyarakat terlihat kotor dan berlumpur karena tercemar dari limbah pasir,” ucap salah satu warga sekitar yang juga aktif sebagai aktivis di Lebak Selatan.
Aktivis Kecamatan Banjarsari, Tanoe Wijaya, yang juga turut menyoroti perubahan kwalitas air yang biasanya jernih.
Tanoe juga berpesan agar Muspika Kecamatan Banjarsari turun langsung dan memberikan teguran kepada para penambang Galian C di wilayah Kecamatan Banjarsari. Mereka harus memastikan tidak membuang limbah pasir ke sungai, terutama sungai yang sangat dibutuhkan warga, mengingat musim kemarau masih berlangsung. (Red-BSN)












