BANTEN  

Aksi Massa IMC Tidak Melalui Titik Klimaks, Langkah Selanjutnya ini Yang Akan Dilakukan..

Lebak, – Ketua Umum Coordinator Center Ikatan Mahasiswa Cilangkahan, Hendrik Arrizqy memaparkan bahwa aksi yang dilangsungkan terhadap PT. Cemindo Gemilang merupakan bentuk keseriusan pihaknya mengawal aspirasi terkait kerusakan lingkungan & ekosistem laut yang diakibatkan karena adanya aktivitas PT. Cemindo Gemilang serta berapa keresahan lainnya terhadap penyaluran dana CSR yang diduga tidak jelas, serta penyerapan tenaga kerja asing yg menjadi kabar buruk bagi masyarakat lebak selatan akhir-akhir ini.

Selain itu, Hendrik juga mengemukakan bahwa sebelumnya telah merencanakan aksi sekitar dua Minggu yang lalu tepatnya pada Rabu, 02 Oktober. Dikatakan Hendrik, Namun rencana awal tersebut sempat tertunda karena pihak PT melakukan komunikasi terhadap pihaknya agar persoalan tersebut dituntaskan melalui forum audiensi. Hal tersebut tampak berbeda, ketika agenda yang seharusnya terjadwal malah disambut dengan respond tidak jelas, sampai saat ini komunikasi/pertemuan dengan pihak perusahaan tak pernah terjadi, ucapnya

“Antusiasme aksi hari ini kami lakukan, tidak lain untuk menyuarakan berbagai tuntutan terhadap Cemindo Gemilang diantaranya mulai dari pencemaran lingkungan hidup, penyerapan tenaga kerja serta realisasi pengelolaan dana CSR yang diduga tidak jelas, serta lainnya. Pada dasarnya kesemuanya itu diindikasi bahwa perusahaan sengaja mengabaikan hal tersebut. Ucap Hendrik.

Lanjut Hendrik, mengenai aksi yang digagas pihaknya kali ini tidak menemui titik klimaks, dimana pihak perusahan sama sekali tak mempunyai itikad baik untuk sekedar menemui dan duduk bersama. Dikatakan Hendrik Selanjutnya IMC akan membawa persoalan serta melayangkan surat kepada KLHK, Disnakertrans, maupun Forum CSR, Supaya melakukan evaluasi dan pemecatan terhadap pihak-pihak yang diduga bermasalah pada ranah PT. Cemindo Gemilang akibat kelalaian dan sikap tak acuh yang terjadi.
“Dalam waktu dekat kami akan melayangkan surat dahulu kepada KLHK, Polda Banten, Disnakertrans, dan Forum CSR agar melakukan tindakan nyata”, tegasnya. (Wawan)