Lebak,Buanasenanews.com – Ketenangan warga Desa Pagelaran, terusik oleh aroma tidak sedap dan serangan ribuan lalat. Hal ini dipicu oleh tindakan tidak bertanggung jawab pengelola kandang ayam yang membuang kotoran hewan (kohe) sembarangan di area yang tak jauh dari lokasi kandang.
Tindakan ini memicu kemarahan warga karena pihak perusahaan dianggap telah mengkhianati komitmen yang telah disepakati bersama.
Sebelumnya, dalam audiensi yang digelar di Kantor Desa Pagelaran, pihak perusahaan telah berjanji secara tertulis untuk menindaklanjuti keluhan warga pasca-penutupan operasional.
Salah satu poin utamanya adalah membawa seluruh sisa kohe keluar dari wilayah Desa Pagelaran agar tidak mencemari lingkungan.
Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya. Bukannya diangkut ke luar daerah, tumpukan kohe justru dibuang di lahan terbuka di sekitar perkampungan. Akibatnya lalat kini menyerbu pemukiman warga.
Warga juga mulai mengeluhkan penyakit diare
Menanggapi hal tersebut, Injal, salah satu pemuda Desa Pagelaran, angkat bicara dengan nada geram. Ia menilai pihak perusahaan sama sekali tidak memiliki itikad baik dan meremehkan hasil audiensi di kantor Desa.
“Ini adalah bentuk penghinaan terhadap kesepakatan yang sudah dibuat di hadapan aparat Desa. Mereka berjanji membawa kohe keluar daerah, tapi nyatanya malah dibuang di ‘halaman’ kami sendiri. Ini sangat tidak bertanggung jawab!” tegas Injal kepada awak media.
Lebih lanjut, Injal menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat penderitaan warga Desa Pagelaran. Ia menegaskan akan segera mengambil langkah konkret untuk memberikan efek jera kepada pihak perusahaan.
“Kami sedang berkoordinasi untuk menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran. Selain itu, kami juga akan melaporkan kelalaian ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH). Ada regulasi lingkungan hidup yang dilanggar, dan mereka harus mempertanggungjawabkan dampak kesehatan yang menimpa warga kami,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu tindakan nyata dari pihak terkait dan menuntut pembersihan total limbah kohe tersebut dalam waktu singkat. (Hn/Red)












