LEBAK  

Petani Sawah di Kecamatan Wanasalam di Perkirakan Gagal Tanam Kedua

Lebak – Miris, Ratusan hektar sawah sebagai salah satu lumbung padi di provinsi Banten tepatnya di kecamatan Wanasalam, kabupaten Lebak-Banten, terancam gagal masa tanam kedua di musim ini, kurangnya pasokan air menjadi salah satu penyebab sulitnya masa tanam ke dua di pesawahan itu, faktor lain yang menjadi kekhawatiran para petani ialah cuaca yang tidak menentu.

Hal tersebut di benarkan langsung ‘Adang Abadi’ selaku ketua perkumpulan petani pemakai air (P3A) Makmur Sejati, menurutnya langkah penanganan intensif di perlukan guna meminimalisir dampak kerugian bagi para petani sawah di kecamatan Wanasalam.

“Benar ratusan hektar lahan sawah di beberapa desa di kecamatan Wanasalam saat ini kesulitan dalam masa tanam ke dua, penyebab utamanya yang menjadi keluhan para petani adalah kurangnya pasokan air” terangnya, pada Minggu (19/5/2024)

Lebih lanjut, Adang Abadi, juga mengatakan setiap memasuki masa tanam kedua biasanya kondisi air cukup melimpah dengan curah hujan yang tinggi, namun karena cuaca kemarau beberapa bulan yang lalu lumayan panjang sehingga tanah lahan sawah retak-retak sehingga membutuhkan waktu untuk normal kembali.

“Saya berharap kepada pemerintah terkait supaya turun tangan dan bisa membantu menangani keluhan yang dirasakan para petani sawah yang ada di kecamatan Wanasalam ini” tungkasnya

Di ketahui, sebagian lahan pertanian sawah di wilayah tersebut merupakan lahan sawah tadah hujan, umumnya memiliki keterbatasan ketersediaan air dan mengandalkan air hujan sebagai sumber air, karenanya, para petani berharap kepada pemerintah terkait untuk memberikan bantuan pembuatan irigasi agar masyarakat petani disana bisa mengelola lahannya dengan baik, dengan demikian produktivitas lahan pertanian tidak lagi di rasakan merugi setiap tahunnya oleh para petani yang berada di kecamatan Wanasalam. (Endang.S)