Lebak – Pemerintah desa Sukasenang kecamatan Cijaku kabupaten Lebak-Banten, lakukan musyawarah desa serah terima (MDST), pembangunan sarana prasarana desa dengan mekanisme swakelola dan pola padat karya (Bangsapras swakarya).
Kepala desa Sukasenang Surdi, mengatakan agar masyarakat bisa menjaga bangunan agar tetap awet, jangan hanya ingin minta di bangunnya saja.
“Saya juga minta agar masyarakat menumbuhkan kembali kerja gotong royong, sebab saat ini budaya gotong royong ini sudah mulai punah”, ujar Kades.
Dadang Ginanjar Kasi Ekbang Kecamatan (Koordinator pembangunan) mengatakan, bahwa segala kegiatan ini hasil awal dari musrembang desa dan ada klasifikasi juga aspirasi, dan Alhamdulilah ini bukti dari kepedulian dari Kepala desa dalam memilih dan memilah dalam melakukan pembangunan dengan sekala prioritas yang utama.

“Semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur yang sudah di bangun bisa meningkatkan hasil perekonomian masyarakat”, ujar Kasi Ekbang.
Sementara itu, Yuda Iskandar Pendamping Desa, kegiatan ini tidak terlepas dari perencanaan yang panjang, setelah dilakukan nya perencanaan baru dilakukan pelaksanaan dan monitoring.
Dan kegiatan ini bukti dari pertanggungjawaban tim pelaksana kegiatan (TPK) atas apa yang di laksanakan kepada desa dan desa menyerahkan kembali kepada masyarakat agar di jaga dan di rawat, supaya bangunan ini bisa bertahan lama, intinya saya mengajak untuk berperan serta bersama masyarakat dan pemerintah desa untuk kompak dalam semua hal.
“TPK harus segera membuat tim pemeliharaan, yang anggotanya semua masyarakat, dan nantinya ketika masyarakat melakukan usulan pembangunan kembali kita lakukan survey kembali bangunan yang sudah di laksanakan, dirawat atau tidak”, tegas Yuda

Sabirin, Ketua BPD desa Sukasenang mengatakan bahwa dalam menentukan kegiatan bangunan infrastruktur, kami sepakat dengan pemerintah desa dimana masyarakat yang rajin dan kompak dalam melakukan pemeliharaan jalan (Gotong Royong) maka wilayah itu yang kami prioritaskan, tegas ketua BPD.
Kegiatan dilaksanakan di lokasi bangunan yang beralamat di kampung Cikarae. Hadir dalam kegiatan tersebut Tokoh masyarakat, BPD, Tim kecamatan, pendamping desa, perangkat desa, RT/RW beserta masyarakat kampung Cikarae.
Kegiatan juga diakhiri dengan penyerahan SK pemeliharaan bangunan. (Sape’i)












