LEBAK  

Pemdes Ciapus Lakukan Kegiatan Musyawarah Desa Serah Terima

Lebak – Pemerintah desa Ciapus kecamatan Cijaku kabupaten Lebak-Banten melakukan gegiatan musyawarah desa serah Terima ( MDST) yang mana kegiatan ini merupakan salah satu bentuk transparansi sekaligus bentuk tanggung jawab TPK kepada masyarakat. 14/06/2024

Pembangunan sarana dan prasarana Desa dengan mekanisme swakelola dan pola padat karya Pembangunan Rabat Beton yang di laksanakan terletak di Kampung Kubang dengan nominal anggaran Rp 114.651.200 yang bersumber dari APBDES Tahun 2024 dengan Volume 358X2,5X0,12 M.

Asep Saepullah, kepala desa Ciapus mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban tim pelaksana kegiatan terhadap masyarakat, dimana TPK melakukan pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran bersumber dari APBDes.
“Saya berharap infrastruktur jalan ini bisa dirawat dan dijaga oleh warga maupun pengguna jalan supaya bangunan nya awet dan tahan lama, karena ini jalan baru beres dibangun, diharapkan bagi pengguna jalan jangan dulu membawa beban yang berlebihan, dikhawatirkan akan merusak jalan itu sendiri”, Ujar Kepala Desa Ciapus.

BPD desa Ciapus, mengatakan “Kami sepakat dengan pemerintah desa bahwa masyarakat harus sama-sama menjaga, merawat jalan yang sudah di bangun dan yang belum dibangun mari sama-sama saling menjaga, merawat agar jalan tetap terjaga dan rapih, jangan sampai pemerintah desa sudah membangun namun warganya tidak menjaga atau merawat, kan gak etis juga. Jangan mentang-mentang anggaran desa besar kita tidak mau bekerja saling menjaga bangunan yang sudah dibangun, kan itu bukan diperuntukan untuk bangunan infrastruktur saja, tapi banyak yang lainnya yang harus di anggarkan dari uang tersebut”, Tegas Azis.

Cece Saputra, camat kecamatan Cijaku dalam sambutannya menjelaskan bawah kemajuan desa bisa di lihat oleh kita semua, seperti jalan dari simpang tiga arah kantor desa, dan dari arah Citogol perbatasan desa ke kampung Sawah Baru.

“Allhamdulilah kepala desa selalu berusaha untuk memajukan wilayah nya. Contoh bahwa kepala Desa sudah berusaha untuk memajukan wilayahnya seperti jembatan Citogol, kalau harus di bangun dari sumber dana desa itu tidak akan terbangunkan, bangunan tersebut memakan biya sebesar Rp 1 M lebih, bayangkan kalau itu di bangun dari dana desa”, ungkap camat Cijaku

Saya berharap pemerintah desa melakukan Evaluasi dari kekurangan yang sekarang supaya kedepan bisa lebih baik. Kami juga berharap kepada semua warga untuk membantu kepala desa terkait pajak bangunan dan bumi (PBB) agar cepat terbayarkan lunas, ujar camat Cijaku.

Hadir dalam kesempatan tersebut, camat kecamatan Cijaku, pendamping desa, BPD, tokoh Masyarakat dan semua unsur dari pemerintah desa. (Red-Bsn)