LEBAK  

Minyak Kayu Putih Tersedia di Perum Perhutani KPH Banten

Lebak – Perum perhutani bagian kesatuan pemangkuan hutan (BKPH) Malingping, kesatuan pemangkuan hutan (KPH) Banten, tidak hanya dikenal sebagai penghasil beragam jenis kayu, tetapi juga penghasil komoditas minyak kayu putih bahkan telah memproduksinya sejak tahun 2015 dan telah beredar di pasaran.

Olahan minyak kayu putih yang diproduksi perhutani adalah minyak kayu putih alami hasil proses ekstraksi daun tanaman kayu putih, daun dan ranting tanaman kayu putih didistilasi sehingga menghasilkan produk akhir berupa minyak, kapasitas produksi minyak kayu putih perhutani sekitar 400 ton pertahun, cukup tersedia bagi peminat yang ingin mengembangkan usahanya di bidang minyak kayu putih ini.

“Ya untuk siapapun yang berminat membuka usaha kayu putih silahkan menghubungi kami di Perum Perhutani BKPH Malingping, atau KPH Banten, kami menerima pesanan partai besar maupun kecil berupa minyak kayu putih kemasan maupun liter” terang Iwan Setiawan S.hut, selaku asisten perhutani (Asper) BKPH Malingping kepada wartawan buanasenanews.com di kantornya, Kamis (13/6/2024)

“Di BKPH Malingping juga ada, tapi jika ingin memesan lebih banyak lagi itu tersedia di kantor KPH Banten” sambungnya

Harga minyak kayu putih yang ditawarkan perhutani cukup terjangkau dan beragam, bergantung pada kemasan, tentunya dengan tetap mengedepankan kualitas produk itu sendiri, seperti telah diketahui minyak kayu putih punya beragam manfaat untuk kesehatan diantaranya untuk membantu memberi sensasi rasa hangat, pada beberapa orang, penggunaan minyak ini juga bisa meredakan beberapa keluhan kesehatan, seperti sakit kepala dan hidung tersumbat

Didalam minyak kayu putih terkandung sejumlah senyawa kimia yang tentunya sangat baik untuk kesehatan, seperti cineole, linalool dan terpineol. Jika digunakan dengan cara yang tepat minyak ini juga bisa meredakan rasa sakit akibat gigitan nyamuk dan serangga, semua keistimewaan dari minyak kayu putih ini ada di produk minyak kayu putih yang diolah dan diproduksi perum perhutani. (Endang.S)