Lebak – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) dirancang terukur dengan mengacu pada Standar Angka Kecukupan Gizi (AKG). Setiap menu yang disajikan bertujuan agar kebutuhan nutrisi harian siswa dapat terpenuhi dengan komposisi yang tepat.
Ahli gizi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2019 tentang Rekomendasi Gizi untuk Anak Usia Sekolah. Kebutuhan gizi anak usia 6 hingga 18 tahun sangat bervariasi karena berada pada masa pertumbuhan aktif.
Namun, menu MBG yang diberikan oleh Yayasan Persada Insan Bahagia berlokasi di Kampung Padarame, Desa Sukanegara, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak-Banten untuk siswa SDN 2 Sukanegara diduga tidak memenuhi standar. Bahkan, sebagian menu dinilai kurang layak dikonsumsi.
“Saya kaget ketika membuka menu MBG untuk tiga hari kedepan pada hari Selasa (24 Februari). Di dalamnya berisi dua buah roti pasar (harga sekitar Rp1.000 per buah), satu buah pisang kecil, dua butir telur rebus, satu butir jeruk, dua buah susu kotak ukuran kecil, dan satu buah bolu,” ujar salah satu wali murid SDN 2 Sukanegara.
Yang lebih memprihatinkan, bolu kukus dalam menu tersebut sudah berjamur dan tidak layak dikonsumsi. Menurut wali murid tersebut, total nilai ekonomi menu untuk tiga hari bahkan tidak mencapai Rp15.000 dan tidak memenuhi standar gizi.
Ketika dikonfirmasi, Rosad selaku Koordinator SPPG Sukanegara memperlihatkan foto menu MBG yang viral di media sosial. “Untuk menu pada foto yang Anda kirim, ada ketidaksesuaian. Kami sebenarnya mengirim dua buah roti. Sedangkan untuk bolu kukus yang berjamur, kami sudah berkomunikasi dengan pihak sekolah untuk menggantinya dan akan mencari solusi yang baik,” ujarnya.
Menurut peraturan, SPPG yang menyajikan menu MBG tidak layak (basi, tidak higienis, atau gizi di bawah standar) dapat dikenakan sanksi tegas oleh Badan Gizi Nasional (BGN), antara lain teguran tertulis, penghentian sementara operasional, pemutusan kontrak (blacklist), hingga proses hukum jika menyebabkan keracunan. (Hn)












