Lebak – Masyarakat Kampung Cigeudang bersama tim vertikal rescue dibantu para RT dari berbagai kampung sedesa leuwiipuh, melakukan gotong royong perbaikan jembatan gantung, di kampung Cigeudang Desa Leuwiipuh Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak Banten. Kamis (8/8/2024)
Gotong royong dilakukan demi mempercepat pengerjaan jembatan gantung yang sedang dikerjakan oleh tim relawan vertikal rescue Indonesia yang sudah berlangsung selama dua pekan
“Sebelumnya, setelah peletakan batu pertama biasanya pengerjaan hanya dilakukan tim vertikal rescue bersama masyarakat sesuai jadwal ronda saja, jadi misalkan hari senin jadwal ronda nya di kampung ini 8 orang berarti yang bekerja membantu tim vertikal rescue itu 8 orang, begitu setiap harinya” kata H Ade Yusuf, kepala desa leuwiipuh saat ikut dalam kegiatan gotong royong
Kades menambahkan gotong royong adalah keinginan dari semua masyarakat kampung Cigeudang dan sekitarnya, dengan semangat dan kekompakan mereka berharap bisa memiliki jembatan gantung yang layak agar memudahkan bagi semua warga untuk beraktivitas yang melalui jembatan itu
“Hari ini selain masyarakat kampung Cigeudang, ada beberapa RT juga dari berbagai kampung yang secara sukarela membantu dan ikut bergotong royong dalam perbaikan jembatan, Alhamdulillah saya apresiasi dan mengucapkan terimakasih atas kekompakan para RT” ujarnya
Pengerjaan jembatan gantung diperkirakan akan selesai satu pekan ke depan mengingat, bahan materialnya seperti pasir dan batu semuanya menggunakan yang ada di sungai
“Kira-kira satu minggu ke depan insya Allah bisa selesai, mudah-mudahan tetap berjalan lancar tanpa adanya hambatan” terang Suroso, salah satu tim relawan vertikal rescue Indonesia
Ia juga mengatakan, untuk sementara tim vertikal rescue yang standby di lokasi hanya dua orang karena tim yang lain sedang ada kesibukan dan ada juga yang dalam kegiatan pelatihan
“Tapi jika ada waktu tim kami langsung kesini lagi kadang sampe 5 orang sebab, ada juga orang-orangnya dari tim kami yang sambil kuliah, kerja bahkan melakukan kegiatan yang sama yaitu pembangunan jembatan ditempat lain, jadi terbagi juga” katanya
Jembatan gantung yang membentang di atas sungai Ciliman itu terputus beberapa bulan yang lalu saat dilintasi oleh warga usai pulang dari ziarah kubur pada hari raya idul Fitri yang mengakibatkan 15 orang jatuh ke sungai hingga luka-luka, kejadian itupun viral di media sosial
Berbagai organisasi dan instansi sempat berdatangan ke lokasi kejadian terputusnya jembatan itu, pada akhirnya Jembatan itupun kini diperbaiki dan dibangun oleh relawan yang bekerjasama dengan vertikal rescue Indonesia. (Endang.S)












