Lebak, – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanganan risiko stunting, pemerintah Desa (Pemdes), Desa Peucangpari Kecamatan Cigemblong Kabupaten Lebak Banten, menyalurkan bantuan daging ayam dan telur bagi Keluarga Risiko Stunting (KRS) di halaman kantor desa setempat. Kamis (29/8/2024)
Secara simbolis bantuan tersebut di berikan langsung oleh Hj Sarhanah selaku kepala desa Peucangpari kepada 143 keluarga penerima manfaat (KPM), dengan didampingi babinsa, prades dan sejumlah tokoh masyarakat.
Bantuan ini merupakan bagian dari program penanganan stunting yang bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi keluarga berisiko, khususnya bagi balita dan anak-anak, kegiatan ini tidak hanya sekedar memberikan daging ayam dan telur, tetapi juga dilengkapi dengan penyuluhan mengenai asupan gizi yang seimbang. Hal ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap gizi yang baik.
“Kami harap adanya bantuan ini, keluarga yang berisiko stunting di desa Peucangpari dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan gizi, sehingga kualitas hidup dan kesehatan mereka dapat meningkat” terang Hj. Sarhanah, Kades Peucangpari saat acara penyaluran bantuan.
Kepala desa juga berharap masyarakat dapat terus berperan aktif dalam program-program kesehatan yang ada, termasuk memahami pentingnya pola makan sehat dan bergizi.
“Dengan kebersamaan dan kesadaran yang tinggi, diharapkan angka risiko rawan terdampak stunting di desa Peucangpari dapat diatasi dengan baik” ujarnya.
Untuk diketahui, Stunting adalah penyakit gagal tumbuh akibat kurangnya asupan gizi, dimana dalam jangka pendek dapat menyebabkan terganggunya perkembangan otak, metabolisme dan pertumbuhan fisik pada anak.
Sementara dalam jangka panjangnya dampak stunting adalah dapat menyebabkan kesulitan belajar, penyakit jantung dan pembuluh darah. (Endang.S)












