LEBAK  

Sambut 1 Muharram 1446 Hijriyah, Warga Kampung Ciseda Giat Bergotong Royong

Lebak – Dalam rangka menyambut tahun baru Islam dan peringati hari besar Islam (PHBI), 1 Muharram 1446 Hijriyah, warga Kampung Ciseda Desa Bojongjuruh Kecamatan Banjarsari Kabupaten Lebak Banten, dengan kompak melakukan gotong royong, tradisi ini rutin dilakukan setiap tahun terlebih dalam menyambut tanggal 1 Muharram

Gotong royong dilakukan oleh seluruh masyarakat tua maupun muda dengan cara membersihkan seluruh lingkungan mesjid, jalan lingkungan kampung, perbaikan aliran air selokan gang, pemasangan spanduk dan bendera

“Insya Allah malam Minggu besok akan diadakan pawai obor dari kampung ciseda, desa Bojongjuruh sampai ke kampung sindang desa leuwiipuh, di puncaknya nanti dalam mengisi acara pengajian kami juga telah menyiapkan Qori-qoriah terbaik dan pencermah, mudah-mudahan berjalan lancar” terang Didi Haerudin, selaku tokoh pemuda kampung ciseda, Jumat (5/7/2024)

Didi berharap, kegiatan tersebut bisa memotivasi generasi milenial sehingga kedepannya, tradisi dalam menyambut tahun baru Islam yakni 1 Muharram, bisa semakin tumbuh dikalangan anak-anak muda dan bisa semakin meningkat

“Harapannya tradisi dalam menyambut hari besar Islam ini bisa terus dijaga dan dilanjutkan oleh generasi muda, selain itu diharapkan bisa semakin mempererat tali kebersamaan dan semangat gotong royong” sambungnya

Sesuai informasi dan dokumen sejarah, penetapan awal tahun baru Islam adalah merujuk pada peristiwa hijrahnya nabi Muhammad Saw dari kota Mekah ke Madinah, peristiwa hijrah nabi merupakan momen penting dalam sejarah Islam yang terjadi pada tahun 622 Masehi, ditetapkan sebagai hari pertama dalam penanggalan Hijriyah atau kalender Islam yakni 1 Muharram

Penetapan awal penanggalan kalender Islam/Hijriyah tidak lepas dari peran Khalifah Umar bin Khattab, dimana penentuan tahun baru Islam dimasa dan diprakarsai oleh Khalifah Umar bin Khattab, mendapat persetujuan Khalifah Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib, menjadikan pergantian tahun baru Islam ini sebagai momentum memperbaiki sisi hidup yang lebih baik. (Endang.S)