Lebak – Program pembangunan jalan lintas desa yang bersumber dari dana desa tahun anggaran 2024, di kampung Pakis, desa Tamansari, kecamatan Banjarsari, kabupaten Lebak, Banten terkesan tidak transparan pasalnya, papan informasi proyek yang seharusnya di pasang sebelum di mulainya pengerjaan tidak terpampang di proyek tersebut
Lebih dari itu, pembangunan jalan juga terkesan asal jadi hal itu di karenakan jalan sudah mulai terkelupas dan rusak kembali sebelum di lintasi kendaraan meskipun kemudian sudah di perbaiki, sebab itulah timbul banyak pertanyaan masyarakat dari mana sumber dana proyek tersebut, berapa volume dan apa jenis pekerjaannya sementara, tidak ada papan informasi yang bisa di baca oleh masyarakat di pembangunan jalan itu
Menurut ‘A.Jaelani’ selaku kepala desa setempat saat di konfirmasi awak media di lokasi kegiatan pada Minggu, (26/5/2024)
dirinya mengatakan, pembangunan jalan baru di kerjakan selama 4 (empat) hari dan yang sudah selesai di kerjakan mencapai kurang lebih sepanjang 600 meter
“Panjang jalan yang di bangun semuanya itu 1100 meter, menyambung dengan jalan cor yang sudah ada di ujung kampung ini, adapun terkait papan informasi itu keterlambatan di percetakan, besok segera kami pasang” katanya
Ia juga mengatakan dana proyek pembangunan sebetulnya belum turun, namun untuk sementara demi mempercepat realisasi pembangunan, dirinya menggunakan dana talangan secara pribadi, hanya saja kades tidak menerangkan anggaran dana untuk pembangunan jalan tersebut
“Belum turun dananya mah, besok baru mau di ajukan, sementara ini kami menggunakan dana talangan pribadi” sambung kades
Sementara ‘Dani’ selaku tim pelaksana kegiatan (TPK), saat di tanya soal papan informasi itu, dirinya hanya mengatakan secara singkat akan segera memasang, “Siap besok di pasang” ujarnya. (Endang.S)












