Lebak – Sejak beroperasi pada 1 September 2025, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lebak Cibadak Bojongleles yang dikelola Yayasan Ijah Arip Walbarokah terus konsisten menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini terbukti efektif meningkatkan antusiasme belajar siswa sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
KSPPG, Mulyadin Maryana, menekankan bahwa kunci keberhasilan operasional dapur MBG terletak pada kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
“Dapur MBG harus tetap berada dalam koridor Juknis agar seluruh proses, mulai dari distribusi hingga standar keamanan pangan, berjalan lancar,” tegasnya.
04/02/2026.
Dampak Nyata bagi Sekolah dan Warga
Khususnya Desa BojongLeles, Kecamatan Cibadak, Lebak, Banten.
Program ini juga memberikan dampak ganda yang signifikan di wilayah tersebut di sektor Pendidikan, asupan gizi rutin membuat siswa lebih bersemangat ke sekolah dan meningkatkan konsentrasi belajar.
Pemberdayaan Ekonomi, dapur MBG menyerap tenaga kerja lokal untuk pengolahan dan distribusi makanan, menjadikannya motor penggerak ekonomi warga sekitar.
Pengawas Yayasan, Iwan Sunano, menambahkan bahwa pihaknya aktif membangun hubungan sosial agar program ini menjadi bagian dari masyarakat.
“Kami ingin dapur MBG menjadi sentrum penggerak ekonomi wilayah.
Dengan kombinasi kepatuhan teknis dan kolaborasi sosial, program ini diharapkan terus berkelanjutan dalam menjaga gizi generasi muda sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat,” pungkasnya.
(Wa”n)












