Terkait Guru dan Murid Yang Memadu Kasih, ini Faktanya

Lebak-, Viralnya pemberitaan terkait oknum guru di SMAN 1 Cijaku yang di duga melakukan tindakan asusila telah mendapatkan respon dan tanggapan dari berbagai kalangan.

Redaksi buanasenanews.com terus menggali informasi yang lebih akurat dan informasi yang utuh dengan mendatangi rumah siswi (sebut saja mawar) yang saat ini sedang hamil, dan di ketahui warga kecamatan Cigemblong kelas tiga. Kedatangan tim Redaksi kerumah tersebut untuk memastikan kebenarannya, dan Dia pun menjelaskan kepada Redaksi buanasenanews.com, “ya pak kami awalnya pacaran sampai saya seperti ini, saya suka sama dia, begitu pun dia. Meskipun demikian dia (Laki-laki) bertanggung jawab atas perbuatannya, dan Alhamdulillah kami sekarang sudah menikah pada bulan Maret tgl 28/2025, saya juga sudah berhenti dari sekolah dan itu atas keinginan saya dan di setujui oleh orang tua”, ucapnya. 17/04/2025

Mawar juga menjelaskan bahwa ada berita kurang pas, dimana informasi nya bahwa saya akan menggugurkan kandungan saya, itu jelas bohong, sebab saya juga sadar kalau sudah begini juga udah dosa apalagi menggugurkan kandungan, atuh tambah dosa belum lagi kena pidana, ucapnya.

“Saya minta do’anya mudah-mudahan rumah tangga kami langgeng sampai tua nanti, tambahnya.

Sementara itu, kepala sekolah SMAN 1 Cijaku yang sebelumnya tidak memberikan keterangan apapun saat di lakukan konfirmasi oleh awak media melalui sambungan whatsapp pada berita sebelumnya.
Redaksi pun lantas mendatangi kepala sekolah di kantornya dan mengatakan bahwa, “mohon ma’af saya kemarin tidak membalas dan menjawab tlpon dari rekan-rekan media, pada dasarnya saya juga baru mengetahui beberapa hari saja sebab sebelumnya kan libur, dan saya langsung memanggil guru yang bersangkutan pada hari kemarin 16/04/2025 untuk dimintai keterangan kebenaran informasi tersebut, dan dia mengakui perbuatannya, dan kebetulan guru tersebut juga ada sekarang, untuk lebih jelasnya silahkan langsung tanya ke beliau, ujar kepala SMAN 1 Cijaku Retno Siswanto. 17/04/2025

“Saya pun sudah melaporkan ke atasan saya atas kejadian ini, tambahnya.

Sementara itu, A, saat ditanya terkait masalahan tersebut mengatakan bahwa saya suka sama dia sudah lama, dan kami berpacaran, karena kehilfan tersebut hingga kami melakukan hal yang tidak seharusnya di lakukan, saya juga sekarang sudah menikah sama dia secara agama pada tgl 28/03/2025. Saya juga minta maaf kepada pihak sekolah atas kelakuan saya yang sudah mencoreng nama baik sekolah, juga minta do’anya agar rumah tangga kami langgeng, ucapnya.

Meski demikian tokoh masyarakat tempat perempuan tersebut sangat menyayangkan, sebab pihak laki-laki maupun perempuan saat menikah tidak memberitahu, “saya tidak tahu kalau sudah menikah, padahal saya tokoh sekaligus RW disini, seharusnya kami di beritahu untuk menjaga hal-hal yang tidak di inginkan, mau itu nikah di luar kampung atau dimanalah.” ucapnya saat mendampingi tim Redaksi mendatangi rumah perempuan tersebut.

Sekedar informasi, bahwa siswi tersebut sudah dikeluarkan dari data dapodik atas permintaan siswi tersebut dan sudah menikah. Sementara itu untuk usia siswi tersebut kelahiran tahun 2006 bulan Mei.