Kapolsek Leuwidamar Lakukan Pengawalan Kegiatan Seba Baduy

Lebak – Pada tanggal 17 Mei 2024, sekitar 1.500 warga Suku Baduy melaksanakan ritual tahunan mereka, Seba Baduy. Ritual ini melibatkan warga Baduy dari luar dan dalam, yang berjalan sejauh 50 kilometer dari gunung ke pusat Pemerintahan Kabupaten Lebak di Kota Rangkasbitung untuk bertemu dengan Bupati Lebak. Kapolsek Leuwidamar, IPTU Acep Komarudin, turut hadir untuk mendukung perayaan ritual Seba Baduy.

Suku Baduy merupakan salah satu suku yang memegang teguh tradisi dan budaya mereka hingga saat ini. Ritual Seba Baduy menjadi salah satu acara penting bagi anggota suku Baduy. Selain menandakan awal dari musim panen yang baru, ritual ini juga menunjukkan komitmen warga Baduy dalam mempertahankan tradisi dan budaya mereka. Dalam ritual Seba Baduy, warga Baduy turun gunung dengan berjalan kaki sejauh 50 kilometer untuk menuju pusat Pemerintahan Kabupaten Lebak di Kota Rangkasbitung.

Kapolres Lebak AKBP Suyono S.I.K melalui Kapolsek Leuwidamar IPTU Acep Komarudin mengatakan bahwa, ya kami turut melakukan pengawalan dalam acara Seba Baduy guna menghasilkan situasi yang aman dan nyaman selama perjalanan warga Baduy ke pusat pemerintahan daerah. Hal ini merupakan kontribusi positif dari suku Baduy untuk menjalin hubungan yang baik dengan pemimpin daerah.

Saat bertemu dengan Bupati Lebak, warga Baduy memberikan hasil panen mereka sebagai tanda baik hati dan rasa syukur atas apa yang mereka terima dari alam. Acara Seba Baduy juga menampilkan berbagai tarian dan musik tradisional suku Baduy. Acara ini merupakan bukti bahwa tradisi dan budaya suku Baduy tetap dijaga dan dihargai oleh masyarakat modern.

Dan kami menyatakan bahwa akan selalu hadir sebagai perwakilan dari pemerintah dalam berbagai acara dan juga sebagai penjaga keamanan dan keselamatan warga Baduy. Hal ini menunjukkan pentingnya kerjasama dan toleransi antara berbagai suku dan agama di Indonesia yang harus terus dipertahankan dan diperkuat. “pungkasnya. (Last3)