Lebak-, Program ketahanan pangan (Ketapang) yang di laksanakan di setiap desa telah mulai di jalankan tepatnya di desa Banjarsari kecamatan Cileles kabupaten Lebak, program tersebut telah di realisasikan oleh pihak desa dan ketua pengelola kegiatan ketapang, yang saat ini sudah mencapai 100 persen, dan di laksanakan secara transparan, dan sesuai dengan aturannya.
Kepala Desa Tajul Arifin saat berbincang dengan awak media buanasenanews.com, Jum’at, 10-10-2025, menjelaskan, “Kami sangat berhati-hati untuk menjalankan program ini agar tidak menyalahi aturan dan saya berharap kepada ketua tim pengelola kegiatan agar bisa menjalankan dengan baik, semoga program ini bisa bermanfaat untuk masyarakat kami dan untuk memperingan kebutuhan masyarakat, terlebihnya saya ucapkan terimakasih pada tim pengelola kegiatan yang telah baik untuk menjalankan program ini, mudah mudahan program ini bisa berjalan dengan lancar”, Jelasnya.
Diketahui dalam program ketahanan pangan yang ada di desa tersebut menjalankan sesuai aturan di antaranya perikanan dan pertanian, dalam jenis perikanan untuk desa tersebut ada 4 jenis ikan yaitu, ikan bawal, ikan mas, ikan nila dan ikan nila, sedangkan untuk pertanian yaitu untuk penanaman jagung yang luasnya 1 hektar, dan dari dua jenis tersebut agar masyarakat bisa merasakan terutama dari jenis ikan yang bisa membantu untuk kebutuhan masyarakat yang kedepannya masyarakat akan lebih mudah untuk kebutuhannya.
Ditempat yang sama ketua tim pengelola kegiatan ketapang Suheri saat di minta komentarnya mengatakan, “Memang betul apa yang di bicarakan oleh kepala desa, dalam melaksanakan program ini kami akan berhati-hati dan sesuai dengan aturannya, semoga masyarakat ini bisa lebih mudah terutama dari harga ikan yang nanti telah di sediakan oleh kami, dan saya tegaskan kepada pihak pengurus pertanian maupun perikanan agar lebih maksimal untuk merawat dan memelihara program ini agar program ini tetap berjalan selamannya, terlebihnya saya ucapkan terimakasih pada kepala desa yang terus mengawasi program ini dengan baik, tegasnya.
Lokasi program tersebut yang berlokasi di kampung Cigembor RT 014/04 dan sangat begitu strategis untuk mengurus dan merawat program tersebut. Menurut kepala desa dari hasil program tersebut, dan untuk masyarakat tidak akan kesulitan untuk mencari ikan apabila yang sangat membutuhkan dan harganya pun jauh lebih murah dari harga pasar. (Alex MS)












