Lebak,- Momentum hari raya idul fitri hari ke 4 yang tentunya mendapatkan kebahagian dari hikmah selama satu bulan penuh bagi umat islam menjalankan puasa ramadhan. Namun suasana merayakan kemenangan terganggu dengan lalat-lalat yang menyerbu ke rumah-rumah warga sekitar perkampungan khususnya kampung Cimanggu dan Warung Uyum, Desa Sukasenang, Kecamatan Cijaku, Lebak, Banten. Diduga lalat tersebut dari kandang ayam salah satu perusahaan yang ada di wilayah Desa Sukasenang Kecamatan Cijaku, khususnya kandang ayam di blok Batu Goong.
Momen silaturahmi tidak lagi terasa nyaman dikarnakan terganggu dengan kehadiran lalat-lalat yang sangat banyak dan menghinggapi makanan yang disuguhkan untuk tamu, anak dan keluarganya. Tidak sedikit makanan yang mubadzir terbuang akibat di hinggapi lalat.
Sangat disayangkan sampai hari ke 4 idul fitri belum ada solusi dari pihak perusahaan, tentunya kalau tidak ada solusi dari pihak perusahaan kandang ayam untuk menghilangkan lalat-lalat yang masuk ke pemukiman warga, maka yang dikhawatirkan para warga akan melakukan aturannya sendiri/main hakim sendiri, dikarenakan sudah merasa jengkel dengan banyaknya lalat yang mengganggu terhadap kenyamanan warga.
Abenk, salah satu pemuda Warung Uyum mengatakan bahwa harapan warga secepatnya ada musyawarah antara perusahaan kandang ayam dengan perwakilan masyarakat, pemuda setempat, organisasi masyarakat dan pemerintah setempat untuk segera mendapatkan solusinya, ucapnya.
Sementara itu salah satu warga kampung Cimanggu Rt 002 Rw 001 mengatakan, “Seandainya merugikan orang banyak mendingan minta ditutup perusahaan kandang ayam ini, soalnya ini bukan pertama kali lalat-lalat nyerbu pemukiman warga, ucap Samid.
Berbeda dengan ketua RT 004 RW 001 Warung Uyum, “saya ingin menanyakan perizinan lingkungan yang dimiliki perusahaan kandang ayam tersebut, seandainya tidak ada, maka apa salahnya ditutup saja dari pada tidak ada solusi untuk menghilangkan lalat-lalat yang masuk ke pemukiman warga, tegas Otoy. (Jun/Red)












