BANTEN  

Pengerjaan Jalan Cikumpay-Ciparay di Keluhkan Warga Sekitar

Lebak, – Pengerjaan jalan Cikumpay-Ciparay dengan panjang 12,27 Km +1KM dengan nilai anggaran sebesar kurang 87 Milyar dengan waktu pekerjaan 300 hari kalender, di kerjakan oleh PT Lombok Ulina menuai resah warga sekitar.

Enis, warga kampung Sukamantri desa Panggarangan kecamatan Panggarangan kabupaten Lebak, Minggu 21/7/2024 kepada wartawan memaparkan; Saya sangat setuju sekali dengan pengerjaan jalan Cikumpay-Ciparay ini, sebab sudah belasan tahun jalan ini tidak tersentuh perbaikan oleh pemerintah kabupaten maupun provinsi.

Sekarang Alhamdulillah provinsi Banten menggelontorkan dana untuk perbaikan jalan cikumpay ciparay ini, kami warga sekitar jalan ini tidak meminta banyak. Tolong abu yang di akibatkan dari jalan ini di minimalisir, misalkan ada upaya penyemprotan sehari tiga kali pagi siang sore.

Seperti yang sekarang bapak liat di lantai rumah saya ini,abu di lantai ini di perkirakan ada setengah mili ketebalannya. Saya ngepel tiga kali sehari, sekali lagi saya minta kepada pemborong jalan ini perhatikan kami sebagai warga yang kena dampak. Tenggorokan berasa sesak tiap hari mengisap abu jalan,pokonya mohon secepatnya ada upaya penyemprotan tutup Enis.

Terpisah, kepala desa Panggarangan Buharta Spd, kepada wartawan memaparkan; Kami dari desa pangarangan sangat sangat berterimakasih kepada pemerintah provinsi Banten, jalan ini memang sudah lama sekali tidak ada perbaikan. Sekarang alhamdulillah pemprov Banten mengalokasikan anggaran buat perbaikan jalan Cikumpay-Ciparay,hanya sekarang kendalanya dalam pengerjaan ini warga saya mengeluhkan ngebul pada batuk sesak nafas dan sebagainya.

“Saya sudah berusaha mengusulkan supaya ada penyemprotan jalan sehari dua kali, yaah optimalnya sih tiga kali pagi siang sore. Waktu itu sempat ada sehari dua hari mah, tapi kesini kesini yang menyemprotnya itu hilang entah apa kendalanya. Sedangkan warga kami sekarang sekarang ini banar lagi merasakan sesaknya abu jalan itu, kami mohon sekali lagi upayakan ada penyemprotan”, tutup kades Panggarangan.

Terpisah, saat di konfirmasi melalui WhatsApp nya, Roony karyawan PT Lombok Ulina bagian tehnik lapangan memaparkan; Masalah yang di keluhkan warga sekitar jalan itu sudah kami lakukan penyemprotan, hanya sekarang ini musim kemarau jadi optimalnya mungkin harus tiga kali sehari. Karena yang sudah kami lakukan itu pagi sore doang, insya Alloh kami juga akan sampaikan keluhan ini ke pimpinan pusat semoga secepatnya sudah ada tindakan yang positif tutup Ronny. (Hn/Red)