Lebak – Rangkaian ekspedisi Hari Pers Nasional (HPN) 2026 berlanjut ke Kabupaten Lebak, Banten. Setelah mengunjungi jejak Kesultanan di Banten Lama, rombongan delegasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat dan Provinsi Banten bertolak menuju Museum Multatuli untuk menyelami sejarah perjuangan kemanusiaan dan jurnalistik masa lampau, Jumat (6/2/2026).
Kunjungan ini dihadiri Sekretaris Jenderal SMSI Pusat, Makali Kumar, S.H., bersama Ketua SMSI Banten Lesman Bangun dan pengurus dari berbagai provinsi. Kedatangan mereka disambut oleh Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Lebak, Sehabudin.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan cendera mata kepada Pemerintah Kabupaten Lebak. Makali Kumar secara mendalam menjelaskan makna filosofis di balik cendera mata yang diterima Sehabudin.
“Cendera mata ini bukan sekadar simbol kenang-kenangan, melainkan representasi semangat literasi dan perlawanan terhadap ketidakadilan, sebagaimana semangat Multatuli yang lahir di tanah ini. Melalui HPN 2026, kami berharap sinergi antara SMSI dan Pemerintah Daerah terus terjaga untuk membangun narasi positif bagi bangsa,” ujar Makali Kumar.
Lesman Bangun menambahkan bahwa Museum Multatuli dipilih sebagai destinasi utama karena memiliki keterikatan kuat dengan dunia tulis-menulis dan pers.
“Museum ini adalah pengingat bahwa tulisan memiliki kekuatan untuk mengubah dunia. Kami harap delegasi HPN dari seluruh Indonesia membawa pulang semangat ini ke daerah masing-masing,” katanya.
Sementara itu, Sehabudin menyampaikan apresiasi atas kunjungan para petinggi SMSI. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak siap mendukung penuh rangkaian HPN 2026, termasuk rencana penyambutan oleh Bupati Lebak pada puncak acara nantinya.
Pengecekan dan kunjungan ini memastikan Museum Multatuli siap menjadi bagian dari rangkaian HPN 2026 di Provinsi Banten, sekaligus mempromosikan Lebak sebagai daerah sejarah yang kaya akan nilai edukasi dan pariwisata. (Red-Bsn)












