Siapa Pengelola dan Penanggungjawab Anggaran 364 Juta Lebih untuk Pembangunan Peningkatan dan Rehabilitasi Jaringan Tersier

Lebak, – Pembangunan peningkatan dan rehabilitasi jaringan tersier di kabupaten Lebak provinsi Banten tepatnya di desa Kadujajar, desa bolang dan desa Malingping Selatan menimbulkan pertanyaan, dimana di papan informasi tidak dituliskan keterangan pihak atau nama pengelola dan volume bangunan.

Saat wartawan melakukan investigasi kelokasi pembangunan di D.I Cigarukgak Desa Kadujajar dan melihat keterangan di papan informasi hanya tertulis nama D.I, lokasi kegiatan, nilai pekerjaan, waktu pelaksanaan dan tahun anggaran, hingga mengakibatkan kesulitan untuk melakukan konfirmasi kepada pihak penanggungjawab pengelola kegiatan, 20/10/2025.

Wartawan juga melakukan konfirmasi kepada pihak Desa dalam hal ini kepala desa selaku yang punya wilayah, sebab di papan informasi juga terdapat tulisan bahwa pengerjaannya dilaksanakan secara swakelola tipe 1 dan tidak dikontraktuilkan, “Itu belum ada konfirmasi lagi kang, untuk ketua kelompoknya itu Roni, cuman segala sesuatu itu diurus oleh orang lain. Saat ditanya apakah kelompok tersebut masuk pada kelompok desa Kadujajar yang di SK kan oleh kepala desa, kades menjawab bahwa itu bukan kelompok P3A atau poktan, soalnya saya belum pernah membuatkan SK kelompok tersebut, dan menurut informasi itu segala sesuatu di urus oleh Gigin atau siapalah saya lupa lagi namanya, itu menurut informasi sementara,” ujarnya. 22/10/2025

Untuk diketahui bahwa bangunan bangunan yang ada di desa Kadujajar berada di atas aliran sungai yang sudah ada atau lebih tinggi dari aliran sungai yang sudah ada, sehingga dikhawatirkan saat datang musim kemarau irigasi yang saat ini dibangun tidak akan berfungsi.

“Di tempat yang berbeda tepatnya di D.I Cibinuangeun desa bolang. Tisman, selaku ketua kelompok saat di konfirmasi terkait volume yang tidak terpampang di papan informasi, ia mengatakan saya kurang tau pak, tapi kata pak Gigin kalau ada yang mempertanyakan terkait bangunan suruh temui pak Gigin, pungkasnya 18/10/2025.

Sampai berita ini dimuat, wartawan masih mencoba mencari informasi siapa pihak penanggungjawab sebenarnya pembangunan tersebut, khususnya tiga titik yang ada di kecamatan Malingping. (Wawan/Red)