Pelaksanaan Revitalisasi SMKN Sedang Dilaksanakan Namun Menimbulkan Tandatanya

Lebak,– Dengan penuh semangat, proses pembangunan revitalisasi gedung SMKN 1 Wanasalam, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, akhirnya resmi terlaksana. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan fasilitas pendidikan agar dapat mendukung proses belajar mengajar yang lebih nyaman dan modern bagi siswa-siswi. Sumber dana pembangunan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 dengan total dana sebesar Rp.2.085.496.000,- Pelaksanaan proyek dilakukan oleh panitia satuan pendidikan.

Namun sangat di sayangkan, pelaksanaan proyek ini menimbulkan beberapa pertanyaan dan perhatian dari awak media terkait bahan bangunan yang digunakan. Diketahui bahwa terdapat dugaan penggunaan pasir laut dalam proses pembangunan yang menimbulkan kekhawatiran, mengingat potensi kualitas pasir laut yang kurang cocok untuk konstruksi bangunan. Selain itu, penggunaan semen dengan ukuran 40 kg juga menjadi perhatian, khususnya apakah jumlah dan penggunaannya sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disepakati. 07/08/2025

Selain itu, terkait penggunaan direksi keet yang seharusnya digunakan sebagai pusat administrasi dan pengawasan proyek, serta tempat pertemuan dan penyimpanan dokumen, terlihat bahwa keet tersebut malah digunakan sebagai tempat penyimpanan semen. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas dan pengelolaan fasilitas yang ada sesuai dengan fungsi awal yang direncanakan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Wanasalam saat di konfirmasi terkait bangunan, penggunaan pasir, Semen 40 kg dengan merek BEZT, dan penggunaan direcksi keet, pada tanggal 07/08/2025 sampai berita ini di muat belum ada jawaban apapun dari pihak sekolah. (Hn)