Ada Apa Pihak Desa Sarankan Marsah Buat Identitas Baru

Lebak – Anak dari Marsah Kampung Cisitu mendatangi kantor kepala desa Cidadap. Kedatangannya untuk mempertanyakan dokumen Kartu Keluarga (KK) dan ATM Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang telah diambil oleh pihak Pemerintah Desa Cidadap Kecamatan Curug Bitung Kabupaten Lebak Provinsi Banten, 11 Juni 2025.

Anehnya pihak desa Cidadap seolah menutupi dan tidak terbuka saat warganya mempertanyakan dokumen KK serta Kartu ATM KKS yang telah diambil oleh pihak desa. Alhasil saat ini Marsah tidak punya identitas. Padahal sebelumnya Marsah sudah pernah mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah berupa sembako dan uang tunai. Selain itu Marsah juga sudah memiliki kartu Jamkesmas dan Kartu Indonesia Sehat ( KIS).

Menanggapi permasalahan tersebut bahwa Pihak desa Cidadap malah menyarankan agar Marsah untuk segera mengurus identitas baru.

Hal tersebut membuat Aktivis dari Ormas Badak Banten Perjuangan ( BPP) Jaenudin merasa geram atas sikap dan perilaku dari para perangkat desa Cidadap.

Menurut Jaenudin pemerintah desa Cidadap seharusnya profesional dan terbuka saat warga mempertanyakan identitas dan dokumen yang diambil oleh pihak desa.

” Ini aneh malah ditutupi terus padahal kalau mau buka data pasti ada dalam buku induk, semua identitas nama, alamat, tanggal lahir warga dan nomor induk warga satu desa itu pasti ada tapi kenapa Marsah disuruh membuat identitas baru, Kan aneh? ini ada apa sebenarnya, masa setingkat pemerintah desa tidak punya arsip, Atau mungkin takut terbongkar permainannya,” ungkapnya.

Jaenudin juga menyayangkan sikap Kepala Desa Lomri yang diam tak berdaya, padahal sebagai pimpinan, ia seharusnya punya ketegasan dan berani menindak saat ada dugaan permainan yang dilakukan oleh anak buahnya.

Jaenudin menduga ada sesuatu yang sangat mencurigakan di Desa Cidadap. (Rizal Tanjung)